√ Saham Sentul City di Gugat Pailit Perdagangan - Uangdunia.com

Saham Sentul City di Gugat Pailit Perdagangan

Uangdunia.com - Berdasarkan keterangan yang di keluarkan secara resmi oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan  pemberhentian PT Sentul City tbk (BKSL) secara sementara Perdagangan efek mulai hari ini hingga waktu yang tidak ditentukan.

Keputusan tersebut dikeluarkan berdasarkan adanya permohonan pernyataan Pailit terhadap PT Sentul CityTbk (BKSL) selaku termohon pada lama Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor Perkara : 35/Pdt.sus-pailit/2020/PN Niaga JKT.Pst. pada 7 Agustus 2020.

Langkah demikian di terapkan oleh BEI terlaksanakan nya perdagangan efek yang teratur , wajar serta efisien bagi masyarakat secara luas.

BEI juga menjelaskan bahwa saat ini bursa sedang dalam proses penelahaan secara lebih lanjut kepada pihak pihak perseroan. Dalam hal ini bursa meminta kepada para pemangku   kepentingan agar selalu memperhatikan setiap informasi yang di sampaikan oleh pihak perseroan.

Permohonan pailit dikeluarkan dengan atas nama Ang Andi Buntoro,Linda Karnadi,Meilyana Buntoro,Jimmy Bintoro,Silviana Bintoro dan Denny Bintoro .dengan nomor perkara35/Pdt.Sus-Pailit/2020/PN Niaga JktPst.

Jika dilihat dari lama resmi PN Jakpus pada 10 Agustus 2020  yang berisi bahwa menerima serta mengabulkan permohonan pailit tersebut oleh para pemohon pailit untuk seluruhnya.

Posting Komentar

Berikan komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Notifikasi Anda

Belanja followers kualitas premium cuma di dewafollowers.com UPDATE

Pesan sekarang

Jasa sumur bor aman, murah dan terpercaya area Yogyakarta dan sekitarnya. Alat bor yang digunakan sangat berkualitas dan telah teruji untuk daerah bebatuan, tanah padas maupun tanah liat bisa!!! UPDATE

Pesan sekarang

Ayo buruan gabung di forum FOLLOWERS INDONESIA dan tingkatkan jumlah followermu dengan cara kolaborasi sesama pengguna forum!!! UPDATE

Gabung Sekarang