√ Fakta Dibalik Gugatan Pailit peusahaan MNC Group - uangdunia

Fakta Dibalik Gugatan Pailit peusahaan MNC Group

Uangdunia.com - kasus Gugatan yang melibatkan Perusahaan MNC Grup,PT Global Mediacom tbk milik Hary Tanoesoedibjo mendapat digugatan pailit oleh KT Coporation yaitu  perusahaan asal Korea Selatan.

PT Global Mediacom tbk adalah perusahaan besar yang berdiri di atas semua perusahaan yang dimiliki oleh MNC Grup . Mulai dari perusahaan PT Media Nusantara Citra,lalu kemudian Bisnis bidang Prepaid DTH pay-tv bahkan hingga media online seperti MNC shop,Me tube, Okezone dan beberapa media lainya.

Kasus gugatan perusahaan asal Korea terhadap PT Global Mediacom tersebut tertuang pada nomor perkara 33/Pdt.Sus-Pailit/2020/PN Niaga JKT Pst pada Selasa,28 Juli 2020. Yang menyatakan bahwa PT Global Media com tbk yang bertempat di MNC Tower lantai 27,jln Kebon Sirih No.17-19, Jakarta 10340  di gugat pailit atas segala akibat hukumnya penyataan itu di lontarkan oleh PN Niaga Jakpus yang juga telah menetapkan serta menunjuk dan mengangkat Hakim pengawas di Pengadilan Niaga Jakarta.dalam proses kepailitan termohon pailit diangkat 3 orang sebagai tim kurator yaitu Yongki Martinus Siahaan, Fennieka Kristanto dan Ronal Hermanto.

Setelah digugat pailit pihak dari PT Global Mediacom tak tinggal diam . Pihaknya melaporkan balik perusahaan asal Korea Selatan tersebut ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik. Menurut pernyataan yang di lontarkan oleh Christohorus Taufik Siswandi selaku Direktur PT Global Mediacom. Laporan permohonan pailit yang di ajukan perusahaan asal Korea Selatan PT Coporation tidak valid hal ini karena dasar perjanjiannya sudah di batalkan dan sudah  memilki kekuatan hukum yang tetap berdasarkan putusan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No.97/Pdt.G/2017/PN.Jak.Sel pada tanggal 4 Mei 2017.

"Harusnya pengadilan menolak permohonan yang tidak jelas dan hanya sekedar sensasi semata. ini  sudah masuk area pencemaran nama baik,tentunya akan kita laporkan segera kepada pihak kepolisian" Ujar Taufik Siswandi Direktur PT Global Mediacom.

Taufik Siswandi pun juga menjelaskan bahwa perkara dengan perusahaan asal Korea Selatan KT Coporation adalah kasus yang sudah lama dan dalam sudah berlangsung sekitar kurang lebih 10 tahun.

"Makamah agung pun juga sudah menolak PK yang telah diajukan KT Coporation berdasarkan putusan dari Makamah Agung No. 104 PK/Pdt/2019 pada tanggal 27 Maret 2019" Jelasnya.

Taufik Siswandi pun menjelaskan perkaranya yaitu berkaitan dengan utang. Jadi Pihak KT Coporation merasa bahwa Mereka memiliki tagihan utang kepada pihak PT Global Mediacom.

"KT beranggapan bahwa memilki tagihan ke kita,namun pada dasarnya tagihan nya sudah di batalkan. Tagihan aja belum jelas,mana bisa masuk ke pailit?" imbuhnya.

Posting Komentar

Berikan komentar Anda

Notifikasi Anda

Dapatkan secara gratis 3 lot saham bluechip, reksa dana, dan masih banyak lagi. Baru!!!

Dapatkan

Dapatkan harga landing page termurah sekarang juga untuk meningkatkan teknik marketing anda. Baru!!!

Dapatkan